Daftar Blog Saya

Selasa, 01 Oktober 2013

macam-macam jenis awan


nah ini adalah karakteristik awan yang perlu kita pelajari.

A. PENGERTIAN AWAN
Awan adalah sekumpulan tetesan air/kristal es di dalam atmosfer yang terjadi karena pengembunan/pemadatan uap air yang terdapat dalam udara setelah melampaui keadaan jenuh. Atau Awan adalah massa kecil dari tetesan air atau kristal beku tergantung di atmosfer di atas permukaan bumi atau tubuh planet lain. Awan juga massa terlihat yang tertarik oleh gravitasi, seperti massa materi dalam ruang yang disebut awan antar bintang dan nebula.

B.PROSES TERBENTUKNYA AWAN
Udara selalu mengandung uap air. Apabila uap air ini meluap menjadi titik-titik air, terbentuklah awan. Peluapan ini boleh berlaku dengan cara :
  • Apabila udara panas, lebih banyak uap terkadung di dalam udara karena air lebih cepat menyejat. Udara panas yang sarat dengan air ini akan naik tinggi, hingga tiba di satu lapisan dengan suhu yang lebih rendah, uap itu akan mencair dan terbentuklah awan, molekul-molekul titik air yang tak terhingga banyaknya.
  • Apabila awan telah terbentuk, titik air dalam awan akan menjadi semakin besar dan awan itu akan menjadi semakin berat, dan perlahan-lahan daya tarikan bumi menariknya ke bawah. Hinggalah sampai satu peringkat titik-titik itu akan terus jatuh ke bawah. Hingalah sampai satu peringkat titik-titik itu akan terus jatuh ke bawah dan turunlah hujan.
  • Namun jika titik-titik air tersebut bertemu udara panas, titik-titik itu akan menguap dan lenyaplah awan itu. Inilah yang menyebabkan awan itu selalu berubah-ubah bentuknya. Air yang terkandung di dalam awan silih berganti menguap dan mencair. Inilah juga yang menyebabkan kadang-kadang ada awan yang tidak membawa hujan.

C. Keluarga-Keluarga Awan

Awan mempunyai beberapa jenis, yaitu: 1. Awan Cyrus 2. Awan Cumulus 3. Awan Stratus Para Pilot, biasanya sangat menakuti Awan Cumulus, karena katanya sih, didalam awan Cumulus terdapat banyak aliran listrik. Yang biasa kita saksikan sebagai Guntur.

Awan Tinggi (Keluarga A)

Bentuk awan tinggi antara 10.000 dan 25.000 kaki (3.000 dan 8.000 m) di daerah kutub , 16.500 dan 40.000 kaki (5.000 dan 12.000 m) di daerah beriklim sedang dan 20.000 dan 60.000 kaki (6.000 dan 18.000 m) di daerah tropis . Pada kawasan tropis, awan ini terletak di ketinggian 6-18 km, pada kawasan iklim sedang awan ini terletak pada ketinggian 5-13 km, sedangkan di kawasan kutub terletak pada 3-8 km.

Awan di Keluarga A meliputi:
v  Genus Cirrus (Ci): gumpalan awan putihberserat kristal es halus yang terlihat jelas di langit biru. Secara umum non-konvektif kecuali castellanus dan spesies floccus.
o   Spesies fibratus Cirrus (Ci fi): cirrus berserat tanpa jumbai atau kait.
o   Spesies uncinus Cirrus (Ci UNC): Hooked cirrus filamen.
o   Spesies spissatus Cirrus (Ci spi): cirrus Patchy padat.
o   Spesies castellanus Cirrus (Ci cas): Sebagian cirrus menara.
o   Spesies floccus Cirrus (Ci flo): Sebagian cirrus berumbai.
v  Genus Cirrocumulus (Cc): lapisan awan yang tampak seperti ombak di pasir pantai, berbentuk bulat kecil atau serpih dan bewarna putih yang berkelompok atau berbaris.[1]
o   Spesies Cirrocumulus stratiformis (Cc str): Sheets atau patch yang relatif datar cirrocumulus.
o   Spesies Cirrocumulus lenticularis (Cc len): Lens cirrocumulus berbentuk.
o   Spesies Cirrocumulus castellanus (Cc cas): cirrocumulus menara.
o   Spesies Cirrocumulus floccus (Cc flo): cirrocumulus berumbai.
v  Genus Cirrostratus (Cs): A non-konvektif cadar tipis yang biasanya menimbulkan halos. Matahari dan bulan terlihat di garis yang jelas. Biasanya mengental menjadi menjelang altostratus depan hangat atau daerah tekanan rendah.
o   Spesies Cirrostratus fibratus (Cs fib): cirrostratus berserat kurang terlepas dari cirrus.
o   Spesies Cirrostratus nebulosus (Cs neb): rata selubung cirrostratus.
a.      Awan Sirrus (Ci)
http://3.bp.blogspot.com/-gUXWyQss9wk/Tv1sc7t8laI/AAAAAAAAARs/krm76mlXEHw/s320/799px-CirrusField-color.jpghttps://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjKzEud7E972THxbHBLKJUI_HGXx4-rTbfdVZDh-cCt4afVCCI5SO2CUSSgDNeRJkQdhHYCl46r_uJKb5XtpQsp5T7h3mzxX8lCPOtgTHkqs6H7chEegLYT6-y8DaLgkoF_EvEBh1wU0hY/s1600/Sirrus.jpg







Cirri cirri awan sirrus :
·               Awan ini halus, dan berstruktur seperti serat dan bentuknya mirip bulu burung.Awan ini juga sering tersusun seperti pita yang melengkung di langit, sehingga seakan-akan tampak bertemu pada satu atau dua titik horizon
·               Awan ini tidak menimbulkan hujan.
·               Awan ini terdiri daripada halbor air yang terjadi disebabkan suhu terlalu dingin pada atmosfer.
·               Awan Sirus ini ditiupkan angin timuran yang bergelora. Awan ini berwarna putih dengan pinggiran tidak jelas.

b.      Awan Sirostratus (Ci-St)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiQ9YVrR76TZLhOt6b7RDgd_kD0iAS3bdl2a06vJBR7O2ndMGIkcX9TRsqIkxIt6KHRxmHzQK93LdwKZLkBdiIW6Mm80l2i1p9vz4SfX-g0nITs8t4axbLxVGn0uYxvHsPOQmrtsTq5JVgc/s320/Awan+stratocumulus.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjDM8tiJUeOj7Qq9YQ5LsXt9iccNUg73MmHTpa0MbJHvU-MjrVovDmAn8OP_2LXZDyEMHP0xVgA-at-HHWiD9s3zIPSPkSu7JaYt9UfejbJSbfMwPaw-w6UrZH3dOZc78Mi1u24ymsCM5k/s1600/Sirostratus.jpg
·               Bentuknya seperti kelembu putih yang halus dan rata menutup seluruh langit sehingga tampak cerah, bisa juga terlihat seperti anyaman yang bentuknya tidak teratur.
·               Awan ini juga menimbulkan hallo(lingkaran yang bulat) yang mengelilingi matahari dan bulan yang biasanya terjadi di musim kemarau.
c.       Awan Sirokumulus(Ci-Cu)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgH_wgGPD5hFkSlQ9LsdByGOiGPileHhIH2Wz0LDPIB31qv5Sknybccz_TAMhs2gCitOR4ZEn_8tBAifHG58lYI6P9A5pCrT2ZkHMdX-_NH9KXMM1o131L5jC1LRXwAOw4XQMwiuiHk5xE/s1600/Sirokumulus.jpg

·               Awan ini bentuknya seperti terputus-putus dan penuh dengan kristal-kristal es sehingga bentuknya seperti sekelompok domba dan sering menimbulkan bayangan.

 

Awan Tengah (Keluarga B)

Awan Tengah cenderung terbentuk pada 6.500 kaki (2.000 m), tetapi dapat terbentuk pada ketinggian sampai 13.000 kaki (4.000 m), 23.000 kaki (7.000 m) atau 25.000 kaki (8.000 m), tergantung pada daerah. Umumnya lebih hangat iklim, semakin tinggi dasar awan. Nimbostratus merupakan awan pada ketinggian menengah yang dapat bergerak turun hingga ketinggian rendah pada saat hujan. [2] The World Meterological Organisasi mengklasifikasikan Nimbostratus sebagai awan menengah yang dapat mengentalkan ke dalam rentang ketinggian rendah selama hujan. [3]
Awan Nimbostratus(Ni-St)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjg1EXTTt4ojvHVfymmCGawZQ17A_FF0ufc6E5bJrSyzY8WXKSH68W-t50wcDIYhcEqfwO_jYGi1oSKDUEcsVLfD4RJ1N0HtwY6Un6aul9YzBBFYcRiDbT4lOcDXM6NEjUySCnpCYibViw/s320/nimbostratus.jpg

·               Bentuknya tidak menentu ddengan pinggir compang-camping.
·               Di Indonesia awan ini hanya menimbulkan gerimis.
·               Awan ini berwarna putih gelap yang penyebarannyaa di langit cukup luas.
Awan Sedang
Pada kawasan tropis awan ini terletak di ketinggian 2-8 km, pada kawasan iklim sedang terletak di ketinggian 2-7 km, sedangkan pada kawasan kutub terletak di ketinggian 2-4 km.
Yang termasuk dalam awan sedang antara lain :
a.Awan Altokumulus(A-Cu)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgSAGhtitWEwOEOvGkMQM1FkCGMTcdws0ZcteCI5HStoX0sAdpEHohGOY4RmPSX_iuLXg_K-Xr2uYkh03L1C9R9nszBnLkmDpPGxiZZexugKqOTZIQzC9ZGQWqi6JEs0dilUo4P4jrb2eE/s1600/Altokumulus.jpg


·               Awan ini kecil-kecil, tapi jumlahnya banyak
·               Awan Altokumulus berwarna kelabu atau putih dilihat pada waktu senja.
·               Biasanya berbentuk seperti bola yang agak tebal. Awan ini bergerombol dan sering berdekatan sehingga tampak saling bergandengan.
·               Tiap-Tiap elemen nampak jelas tersisih aantara satu sama lain dengan warna keputihan dan kelabu yang membedakannya dengan Sirokumulus.
b.Awan Altostratus(A-St)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhKBG3b1K0fgOrH4af4K1j1qP4gZoq6Y7-ngzT8R5VpWFiT8Yq2eJbuFCV-fqweSv7uZh6bGe21JFYrFflUanUU1ozxDD9eZjv6convw9llxNAwP41qhJ5XHfSgR9aIkEHeYNLicw3N9nw/s1600/Altostratus.jpg

·               Awan Altostratus berwarna kekelabuan dan meliputi hampir keseluruhan langit.
·               Awan ini menghasilkan hujan apabila cukup tebal.
·               Awan-awan di atas terbentuk pada waktu senja dan malam hari dan menghilang apabila matahari terbit di awal pagi.

Awan Rendah (Keluarga C1)

Ini ditemukan dari dekat permukaan hingga 6.500 kaki (2.000 m) [2] dan termasuk Stratus genus. Ketika awan Stratus kontak dengan tanah, mereka disebut kabut , meskipun tidak semua bentuk kabut dari Stratus.
Awan di Keluarga C1 meliputi:
  • Genus stratocumulus (Sc): awan konveksi yang sedikit biasanya dalam bentuk pola-pola tidak teratur atau bulat, mirip dengan altocumulus tetapi ukurannya lebih besar dan bewarna lebih gelap.
    • Spesies stratocumulus stratiformis (Sc str): Sheets atau patch yang relatif datar stratocumulus.
    • Spesies stratocumulus lenticularis (Sc len): Lens stratocumulus berbentuk.
    • Spesies stratocumulus castellanus (Sc cas): stratocumulus menara.
a.Awan Stratokumulus(St-Cu)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgPPmaJw3__FpTT8TpRTXYaWqS8xTz-z3_OMJclQjYD_FKt5QyPrkwoqEs3DRoSnYohccO2AeN1pfTBEkGJkaXfPthC6yt__rHHYm7TfCppw6rD4pgDpNyEUh9BwedLQdBJ9HdZJOR3ScI/s1600/Stratokumulus.jpg

·               Awan ini berbentuk seperti bola-bola yang seringg menutupi daerah seluruh langit, sehingga tampak seperti gelombang.
·               Lapisan awan ini tipis dan tidak menghasilkan hujan.
·               Awan ini berwarna kelabu/putih yang terjadi pada petang dan senja apabila atmosfer stabil.
  • Genus Stratus (St): awan berlapisan seragam yang menyerupai kabut tetapi tidak menyentuh ke permukaan tanah (relatif tinggi).[2]
    • Spesies nebulosus Stratus (St cotok): rata selubung Stratus.
    • Spesies Stratus fractus (St fra): kasar putus selembar Stratus.
b.Awan Stratus(St)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgs9aj6Li7VQ0HWyM_pCnaemJ-8vm9G_WhDocAzqtvMMJo0GWZJ0UNBPH-mZWjx5S-pbIC-XuDh4dd3EAOKoMl-FCDrUm_fjanoqO4ot4vn989x5J_Kn4WRQDOCA7fqOvoPlljZ__Ba_Rw/s1600/Stratus.jpg
·         Awan ini cukup rendah dan sangat luaas. Tingginya di bawah 2000 m.
·         Lapisannya melebar seperti kabut dan berlapis.

 

Awan Vertikal (Keluarga D)

·         Awan ini terletak antara 500-1500 m,
  • Genus cumulonimbus (Cb): awan dengan massa besar dan menjulang dari ketinggian rendah hingga sangat tinggi, rawan badai dan petir. Mereka membentuk dalam massa udara yang sangat stabil, khususnya sepanjang front yang bergerak cepat dingin.
    • Spesies calvus cumulonimbus (Cb cal): awan cumulonimbus dengan sangat tinggi memotong puncak kubah-jelas mirip dengan gumpalan awan yang menjulang tinggi.
    • Spesies capillatus cumulonimbus (Cb cap): awan cumulonimbus dengan puncak yang sangat tinggi yang telah menjadi berserat karena adanya kristal es.
Fitur Supplimentary inkus capillatus cumulonimbus (Cb ink cap): Sebuah cumulonimbus inkus atas awan adalah salah satu yang telah menyebar ke bentuk landasan yang jelas sebagai akibat dari memukul lapisan inversi di bagian atas troposfer. Fitur Supplimentary dengan mammatus cumulonimbus (Cb Mam): Sebuah dasar awan mammatus ditandai oleh gelembung-tonjolan ke bawah seperti menghadap disebabkan oleh downdrafts lokal dalam awan. WMO Resmi jangka cumulonimbus Mama.
a. Awan Kumulonimbus(Cu-Ni)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgnEeoTr0k8stQi672L1DPP8HaHvrVleNZDclg_bMgaRhfNs6K5XJIXOYylaVEezqGqRofqGcQQl1SdSORfBETbJSYeprzCipmUFSOIojjDC-sh7-huT97FTgSezgKqz7Kf5KkMa6ouE1E/s1600/Kumulonimbus.jpg

·               Berwarna putih/gelap.
·               Terletak pada ketinggian kira-kira 1000 kaki dan puncaknya punya ketinggian lebih dari 3500 kaki. Awan ini menimbulkan hujan dengan kilat dan guntur.
·               Awan ini berhubungan erat dengan hujan deras, petir, tornado, dan badai.

  • Genus Cumulus (Cu) [6] [7]
    • Spesies Cumulus congestus (WMO: Cu Con / ICAO: TCU): awan dengan ukuran vertikal (lebar) yang besar dan bewarna gelap keabu-abuan.
    • Pyrocumulus (tidak ada singkatan resmi): awan Cumulus yang terkait dengan letusan gunung berapi dan kebakaran skala besar. Tidak diakui oleh WMO sebagai genus yang berbeda atau spesies.
b. Awan Kumulus(Cu)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjcrPBJ71KkSpwjebiYbTOaOxr-O2TXFNkBlqG3j34vOAu-H79XfS8654i3UJtSAZaSEhVnn42ODbCDXo1GpssPNRCC1TJ2duMD00nTStSQuhVcMbsX5A90ba8QSDMLPbg5ocqVJM8aC4I/s1600/Kumulus.jpg
·      Merupakan awan tebal dengan puncak yang agak tinggi. Terlihat gumpalan putih atau cahaya kelabu yang terlihat seperti bola kapas mengambang, awan ini berbentuk garis besar yang tajam dan dasar yang datar.
·      Dasar ketinggian awan ini umumnya 1000 m dan lebaar 1 km.



Sedangkan berdasarkan bentuknya, Awan terbagi menjadi 3 yaitu :
  • Kumulus, yaitu aawan yang bentuknyaa bergumpal-gumpal dan dasarnya horizontal.
  • Stratus, yaitu awan yang tipis dan tersebar luas sehinga menutupi langit secara merata.
  • Sirrus, yaitu awan yang berbentuk halus dan berserat seperti bulu ayam. Awan ini tidak dapat menimbulkan hujan.