Daftar Blog Saya

Jumat, 05 April 2013

Keanekaragaman Hayati mamalia di Indonesia


BAB I
PENDAHULUAN
1.1.Latar belakang
Keanekaragaman Hayati adalah keseluruhan variasi berupa bentuk, penampilan, jumlah, dan sifat yang dapat ditemukan pada makhluk hidup.Setiap saat kita dapat menyaksikan berbagai macam makhluk hidup yang ada di sekitar kita baik di daratan maupun di perairan.
Indonesia merupakan salah satu dari tiga Negara yang memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi. Dua negara lainnya adalah Brazil dan Zaire. Tetapi dibandingkan dengan Brazil dan Zaire, Indonesia memiliki keunikan tersendiri. Keunikannya adalah disamping memiliki keanekragaman hayati yang tinggi, Indonesia mempunyai areal tipe Indomalaya yang luas, juga tipe Oriental, Australia, dan peralihannya. Selain itu di Indonesia terdapat banyak hewan dan tumbuhan langka, serta hewan dan tumbuhan endemik (penyebaran terbatas). Dalam menilai potensi keanekaragaman hayati , seringkali yang lebih banyak menjadi pusat perhatian adalah keanekaragaman jenis, karena paling mudah teramati. Sementara keragaman genetik yang merupakan penyusunan jenis-jenis tersebut secara umum lebih sulit dikenali. Sekitar 10 % dari semua jenis makhluk hidup yang pada saat imi hidup dan menghuni bumi ini terkandung pada kawasan negara Indonesia, yang luas daratannya tidak sampai sepertujuhpuluhlima dari luas daratan muka bumi. Secara rinci dapat diuraikan bahwa Indonesia dengan 17.058 pulau-pulaunya mengandung 10 % dari total jenis tumbuhan berbunga di dunia, 12 % dari total mamalia di dunia, 16 % dari total reptil dan ampibia di dunia, 17 % dari total jenis burung di dunia dan 25 % atau lebih dari total jenis ikan di dunia.
Dokumen Biodiversity Action Plan for Indonesia (Bappenas, 1991) menuliskan bahwa hutan tropika Indonesia adalah merupakan sumber terbesar keanekaragaman jenis –jenis palm, mengandung lebih dari 400 species meranti-merantian dari Famili Dipterocarpaceae (yang merupakan jenis kayu pertukangan paling komersil di Asia Tenggara); dan diperkirakan menyimpan 25.000 species tumbuhan berbunga. Tingkatan Indonesia untuk keragaman jenis mamalia adalah tertinggi di dunia ( 515 species, di antaranya 36 species endemis ), terkaya untuk keragaman jenis kupu-kupu ekor walet dari famili Papilionidae (121 species, 44 % endemis), terbesar ketiga utuk keragaman jenis reptilia (lebih dari 600 species), terbesar keempat untuk jenis burung (1519 species, 28 % endemis), terbesar kelima untuk jenis amphibi (270 species) dan ke tujuh di dunia untuk tumbuhan berbunga. Selain itu luasnya kawasan perairan teritorial Indonesia yang merupakan kawasan laut terkaya di wilayah Indo-Pasifik juga mendukung kekayaan habitat laut dan terumbu karang. Kawasan terumbu karang di Sulawesi dan Maluku adalah salah satu bagian dari sistem terumbu dunia yang kaya akan species karang, ikan dan organisme karang lainnya.
Perbedaan yang terdapat di antara organisme berbeda jenis lebih banyak dibandingkan dengan di antara organisme satu jenis. Dua organisme yang berbeda jenis mempunyai perbedaan susunan gen yang lebih banyak daripada yang tergolong dalam satu jenis. Setiap makhluk memiliki komponen pembawa sifat menurun. Komponen tersebut tersusun atas ribuan faktor kebakaan yang mengatur bagaimana sifat-sifat tersebut diwariskan. Faktor itulah yang sekarang kita kenal sebagai gen. gen terdapat di lokus gen pada kromosom atau di dalam inti sel setiap makhluk hidup. Akan tetapi susunan perangkat gen masing-masing individu dapat berbeda-beda bergantung pada tetua yang menurunkannya. Itulah sebabnya individu-individu yang etrdapat dalam satu jenis dan satu keturunan dapat memiliki ciri-ciri dan sifat yang berbeda. Keanekaragam tingkat gen adalah keanekaragam atau variasi yang dapat ditemukan di antara organisme dalam satu spesies.
Perangkat gen mampu berinteraksi dengan lingkungannya. Dalam hal ini, faktor lingkungan dapat memberi pengaruh terhadap kemunculan ciri atau sifat suatu individu. Misalnya dua individu memiliki perangkat gen yang sama, tetapi hidup di lingkungan yang berbeda maka kedua individu tersebut dapat saja memunculkan ciri dan sifat yang berbeda.

1.2.Tujuan
Adapun tujuan dari pembahasan ini yaitu untuk mengetahui keanekaragaman hayati mamalia dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari.

BAB II
PEMBAHASAN
Mammalia memiliki ciri-ciri khas seperti mempunyai kelenjar mammae, kelenjar keringat, kelenjar bau, memiliki rambut, pada umumnya melahirkan (kecuali Monotremata), dan dalam sejarahevolusi Mammalia merupakan perkembangan lanjut dari Reptilia. Ciri lain dari Mammalia diantaranya mempunyai gigi yang heterodon (kecuali pada ikan paus yang memiliki gigi sisir, dan pada trenggiling tidak memiliki gigi sama sekali), mempunyai dua set gigi gigi susu dan gigi permanen, mempunyai daun telinga, pendengaran dan penciuman yang tajam, penyederhanaan rangka, mempunyai larynx, punya cerebra kortex yang berkembang. Mammalia tingkat tinggi tidak memiliki kloaka, sedangkan tingkat rendah masih mepunyai kloaka pada ordo Monotremata)
Dalam kelas Mammalia ditemukan dua subkelas yaitu: Prototheria dengan satu ordo yaitu Monotremata dan subkelas Theria yang mempunyai 17 ordo seperti Rodentia, Chiroptera, Marsupialia, Insectivora dan lain-lain. Mammalia tersebar mulai dari daerah tropis, subtropis hingga kutub, ada yang hidup di darat (terestrial), air (mammalia air) dan udara (mammalia yang terbang/melayang).
Untuk keanekaragaman jenis mamalia, Indonesia merupakan negara dengan keanekargaman Mammalia tertinggi di dunia ( 515 jenis dari 4400 jenis di dunia, di antaranya 36 species endemis )Hewan-hewan di Indonesia memiliki tipe Oriental (Kawasan Barat Indonesia) dan Australia (Kawasan Timur Indonesia) serta peralihan.Indonesia bagian barat (Oriental) yang meliputi Sumatera, Jawa dan Kalimantan, serta pulau-pulaunya memiliki mammalia sebagai berikut.
  1. Banyak spesies mamalia yang berukuran besar, misalnya gajah, banteng, harimau, badak. tidak ada mammalia berkantung.
  2. Terdapat berbagai macam kera. Kalimantan merupakan pulau yang paling kaya kan jenis-jenis primata. Ada tiga jenis primata, misalnya bekantan, tarsius, loris hantu, orang utan.

  1. Terdapat mammalia endemik, seperti:
o   Badak bercula satu di Ujung Kulon
o   Binturong (Arctictis binturong), hewan sebangsa beruang tapi kecil
o   Monyet Presbytis thomasi
o   Tarsius (Tarsius bancanus)
o   Kukang (Mycticebus coucang)
Indonesia bagian Timur, yaitu Irian, Maluku, Sulawesi, Nusa Tenggara, relatif sama dengan Australia. Ciri-ciri mammalia di Indonesia bagian Timur adalah:
  1. Mamalia berukuran kecil
  2. Banyak hewan berkantung
  3. Tidak terdapat spesies kera
Irian Jaya memiliki 110 spesies mamalia, termasuk di dalamnya 13 spesies mamalia berkantung, misalnya kanguru (Dendrolagus ursinus dan Dendrolagus inustus), kuskus (Spilocus maculatus), bandicot, dan oposum. Di Irian juga terdapat 27 spesies hewan pengerat (rodentia), dan 17 di antaranya merupakan spesies endemik.Mammalia daerah peralihan yaitu pada daerah Sulawesi yang merupakan daerah peralihan yang mencolok menurut garis Weber. Hewan-hewan yang terdapat di pulau itu berasal dari oriental dan Australia. Di Sulawesi terdapat banyak mammalia endemik, misalnya primata primitif Tarsius sectrum, musang sulawesi (Macrogalida musschenbroecki), babirusa, dan anoa.
Mammalia tersebar mulai dari daerah tropis, subtropis hingga kutub, ada yang hidup di darat (terestrial), air (mammalia air) dan udara (mammalia yang terbang/melayang). Anggota mammalia sangat teradaptasi dengan bentuk kehidupan dan habitatnya masing-masing. Sehingga tipe gerak mammalia pun beranekaragam yaitu: cursorial (pelari cepat seperti rusa), saltorial (pelompat seperti kangguru), plantigrade (berjalan di atas tanah seperti beruang), fossorial (hidup pada liang/lubang), swimming (aquatis). Kelompok mammalia dapat ditemukan pada berbagai tipe habitat, mulai dari hutan primer, hutan sekunder, laut, sungai, desa hingga perkotaan.
Berdasarkan makanannya mammalia dapat dikelompokkan menjadi:
  • Karnivora: kelompok yang memakan daging seperti anjing, harimau, singa, kucing
  • Herbivora: kelompok yang memakan tumbuhan seperti sapi, gajah, jerapah, badak
  • Omnivora: kelompok yang memakan tumbuhan dan daging seperti beruang, babi, tikus
  • Nektarivora: kelompok yang memakan nektar seperti kelelawar (Eonycteris spelaea)
  • Frugivora: kelompok yang memakan darah (kelelawar vampir)
  • Insectivora: kelompok yang memakan serangga (berbagai jenis kelelawar)
Faktor-faktor yang mempengaruhi keanekaragaman Mammalia:
Indonesia terletak di daerah tropik sehingga memiliki keanekaragaman hayati yang tinggi dibandingkan dengan daerah subtropik (iklim sedang) dan kutub (iklim kutub). Tingginya keanekaragaman hayati di Indonesia ini terlihat dari berbagai macam ekosistem yang ada di Indonesia, seperti: ekosistem pantai, ekosistem hutan bakau, ekosistem padang rumput, ekosistem hutan hujan tropis, ekosistem air tawar, ekosistem air laut, ekosistem savanna, dan lain-lain. Masing-masing ekosistem ini memiliki keaneragaman hayati tersendiri. Selain itu Indonesia terletak antara dua benua dan dua samudera. Dua benua ini (Asia dan Australia) mempengaruhi kenekaragaman hayati di Indonesia termasuk mammalia. Faktor ekosistem yang beragam, posisi geografis dan sejarah geologi Indonesia inilah yang membuat mammalia di Indonesia memiliki keanekaragaman yang tinggi.




Dalam lampiran Peraturan Pemerintah Nomor 7 tahun 1999 tentang Pengawetan Jenis Tumbuhan dan Satwa terdapat 70 jenis mamalia dilindungi undang-undang antara Lain:

No.
Nama Ilmiah
Nama Indonesia
1
Anoa depressicornis
Anoa dataran rendah, Kerbau pendek
2
Anoa quarlesi
Anoa pegunungan
3
Arctictis binturong
Binturung
4
Arctonyx collaris
Pulusan
5
Babyrousa babyrussa
Babirusa
6
Balaenoptera musculus
Paus biru
7
Balaenoptera physalus
Paus bersirip
8
Bos sondaicus
Banteng
9
Capricornis sumatrensis
Kambing Sumatera
10
Cervus kuhli; Axis kuhli
11
Cervus spp.
Menjangan, Rusa sambar
(semua jenis dari genus Cervus)
12
Cetacea
Paus (semua jenis dari famili Cetacea)
13
Cuon alpinus
Ajag
14
Cynocephalus variegatus
Kubung, Tando, Walangkekes
15
Cynogale bennetti
Musang air
16
Cynopithecus niger
Monyet hitam Sulawesi
17
Dendrolagus spp.
Kanguru pohon
(semua jenis dari genus Dendrolagus)
18
Dicerorhinus sumatrensis
19
Dolphinidae
Lumba-lumba air laut
(semua jenis dari famili Dolphinidae)
20
Dugong dugon
Duyung
21
Elephas indicus
22
Felis badia
Kucing merah
23
Felis bengalensis
Kucing hutan, Meong congkok
24
Felis marmorota
Kuwuk
25
Felis planiceps
Kucing dampak
26
Felis temmincki
27
Felis viverrinus
Kucing bakau
28
Helarctos malayanus
29
Hylobatidae
Owa, Kera tak berbuntut
(semua jenis dari famili Hylobatidae)
30
Hystrix brachyura
Landak
31
Iomys horsfieldi
Bajing terbang ekor merah
32
Lariscus hosei
Bajing tanah bergaris
33
Lariscus insignis
Bajing tanah, Tupai tanah
34
Lutra lutra
Lutra
35
Lutra sumatrana
Lutra Sumatera
36
Macaca brunnescens
Monyet Sulawesi
37
Macaca maura
Monyet Sulawesi
38
Macaca pagensis
Bokoi, Beruk Mentawai
39
Macaca tonkeana
Monyet jambul
40
Macrogalidea musschenbroeki
Musang Sulawesi
41
Manis javanica
Trenggiling, Peusing
42
Megaptera novaeangliae
Paus bongkok
43
Muntiacus muntjak
44
Mydaus javanensis
Sigung
45
Nasalis larvatus
Kahau, Bekantan
46
Neofelis nebulusa
47
Nesolagus netscheri
Kelinci Sumatera
48
Nycticebus coucang
49
Orcaella brevirostris
Lumba-lumba air tawar, Pesut
50
Panthera pardus
Macan kumbang, Macan tutul
51
Panthera tigris sondaica
Harimau Jawa
52
Panthera tigris sumatrae
53
Petaurista elegans
Cukbo, Bajing terbang
54
Phalanger spp.
Kuskus (semua jenis dari genus Phalanger)
55
Pongo pygmaeus
Orang utan, Mawas
56
Presbitys frontata
Lutung dahi putih
57
Presbitys rubicunda
Lutung merah, Kelasi
58
Presbitys aygula
Surili
59
Presbitys potenziani
Joja, Lutung Mentawai
60
Presbitys thomasi
Rungka
61
Prionodon linsang
Musang congkok
62
Prochidna bruijni
Landak Irian, Landak semut
63
Ratufa bicolor
Jelarang
64
Rhinoceros sondaicus
65
Simias concolor
Simpei Mentawai
66
Tapirus indicus
Tapir, Cipan, Tenuk
67
Tarsius spp.
Binatang hantu, Singapuar
(semua jenis dari genus Tarsius)
68
Thylogale spp.
Kanguru tanah
(semua jenis dari genus Thylogale)
69
Tragulus spp.
Kancil, Pelanduk, Napu
(semua jenis dari genus Tragulus)
70
Ziphiidae
Lumba-lumba air laut
(semua jenis dari famili Ziphiidae)
(http://blogmhariyanto.blogspot.com/2009/07/daftar-mamalia-satwa-menyusui.html)

Klasifikasi mamalia meliputi banyak ordo, antara lain:

1. Ordo Monotremata (mamalia berparuh dan berkloaka)
Ciri-cirinya Gigi hanya ada sebelum dewasa. Berparuh, bertelur, mengeram, tubuh berambut, tidak mempunyai daun telinga (auricula atau pinnae). Hewan jantan mempunyai taji (berhubungan dengan kelenjar racun). Penis hanya satu lewat sperma (urin tidak), testis dalam abdomen. Oviduk bermuara kedalam kloaka, ekor pipih.Hewan betina tidak beruterus dan tidak bervagina, tanpa puting susu tetapi menyusui anaknya. Pemakan invertebrata yang hidup air.

2. Ordo Insektivora (mamalia pemakan insekta)
Ciri-cirinya Berukuran sangat kecil sampai kecil, merupakan mamalia terestrial yang hidup dilubang, dipohon atau amfibius,kaki pentadactyl, giginya mempunyai puncak yang tajam, daerah olfaktori pada kepala lebih panjang daripada pada daerah kranial, tidak ada posorbital, tulang air mata tidak melebar ke wajah, dan biasanya mempunyai taju paroccipital yang jelas.

3. Carnivora (mamalia pemakan daging)
Ciri-cirinya Berukuran kecil sampai besar,kakinya mempunyai 4 atau 5 jari yang bercakar melengkung dan tajam, mempunyai gigi seri tiga buah, terkorak kuat dengan kranium yang membulat, dan tidak terdapat lempeng postorbital.
4. Ordo Rodentia (mamalia pengerat)
Ciri-cirinya Berukuran kecil sampai besar, kaki dengan 5 jari, terdapat sebuah gigi seri atas yang besar, terkorak daerah wajah tidak berlubang-lubang, dan tidak terdapat keping postorbital.
5. Ordo Logomorpha
Ciri-cirinya Seperti rodentia tetapi gigi serinya 4 atau lebih, gigi molare dapat tumbuh terus, ekor pendek, kuat dapat digerakkan.
6. Ordo Sirenia
Ciri-cirinya Mirip cetacea, tidak ada daun telinga, tidak ada tungkai belakang. Tungkai depan seperti dayung, kulit tebal sedikit rambut, dan hidup di laut atau di air tawar.

7. Ordo Cetacea
Ciri-cirinya Mirip sirenia, tidak ada daun telinga, tidak ada rambut, tidak ada kelenjar-kelenjar di kulit. Tidak ada tungkai belakang, tungkai depan disebut flipper seperti dayung. Bentuk gigi semua sama dan tidak berlapisan email, atau tidak bergigi. Jari lebih dari lima. Hidup di laut atau air tawar, lambung terbagi menjadi 4.

 8. Ordo Chiroptera (mamalia bersayap tangan)
Ciri-cirinya Pemakan buah-buahan di malam hari (nokturnal). Gigi runcing tajam, kaki belakang lebih kecil, terdapat selaput antar jari-jari, dari tungkai depan hingga tungkai belakang, berguna untuk terbang, denagn gerakan seperti sayap burung.

9. Ordo Dermoptera (mamalia bersayap kulit)
Ciri-cirinya Berukuran kecil sampai medium, kaki-kakinya menyokong satu lipatan otot yang melebar di daerah lateral diantara kaki muka dan kaki belakang dari leher sampai ekor, giginya mempunyai puncak yang tajam, tengkorak lebar dan gepeng, terdapat sebuah postorbital bar yang tidak sempurna, tulang lachrymal tidak melebar samapi ke muka, tidak terdapat taju paroksiputal, dan hanya terdapat di asia tenggra.

10. Ordo Marsupialia (mamalia berkantung)
Ciri-cirinya Telur mempunyai makanan cadangan, anaknya lahir pada tahap perkembangan yang masih awal, mempunyai kloaka yang dangkaldan sebuah spinkter, otak tidak mempunyai korpus kallosum, terdapat satu set gigi yang tidak diganti kecuali premolar terakhir, telinga biasanya dilindungan dengan sebuah bulla yang dibentuk dari alispenoid.

11. Ordo Probosoidea (mamalia berproboscis)
Ciri-cirinya Tubuh besar, mempunyai proboscis dengan dua lubang hidung, dapat untuk memegang. Kepala besar, leher pendek, telinga lebar, gigi seri atas dua buah yang tumbuh panjang, kaki lurus seperti tiang, berat badan sekitar 300-350kg, dan umur dapat mencapai 50 tahun.
 12. Ordo Pinnipedia
Ciri-cirinya Berukuran sedang sampai besar, jari-jarinya berselaput smpurna, gigi seri pada belahan rahang bawah masing-masing kurang dari 3 buah, terkorak mempunyai bagian kranium yang lebih besar, dan tidak terdapat lempeng postorbital.
13. Ordo Pholidota (mamalia bersisik, tak bergigi)
Ciri-cirinya Umumnya tak bergigi, tidak terdapat clavicula, tubuh dilindungi sisik dari zat tanduk, bagian tubuh ventral berambut, makan semut, anai-anai, dan dapat berpegangan dengan ekornya.

 14. Ordo Perissodactyla (mamalia berjari ganjil)
Ciri-cirinya Telapak kaki berjari ganjil, dibungkus kuku dari zat tanduk, tidak bertanduk, lambung sederhana, tidak memiliki vesicafellea (kantung empedu).
15. OrdoArtiodactyla (mamalia berjari genap)
Ciri-cirinya Digolongkan menjadi ruminansia dan non-ruminansia, ruminansia mamalia memamah biak, kaki panjang, berjari genap, bertanduk, tidak bertaring, lambung terbagi 4 kompartemen.Non-ruminanasia, mamalia tidak memamah biak, lambung tidak terbagi 4 kompartemen, bertaring, tidak bertanduk.
 16. Ordo Primata
Ciri-cirinya Pada umumnya setiap melahirkan hanya satu anak, tangan dan kaki berjari lima, berkuku dan dapat untuk memegang.

No.
Nama Ilmiah
Nama Indonesia
famili
Keterangan
1
Anoa depressicornis
Anoa dataran rendah, Kerbau pendek
Bovidae
Digunakan dalam membajak sawah
,dagingnya bisa dimakan, Kulitnya bisa dijadikan sepatu,ikat pinggang, jok kendaraan.
2
Bubalus  quarlesi
Anoa pegunungan
Bovidae
Kulit, Daging, dan tanduknya dijadikan  sebagai karya seni.
3
Arctictis binturong
Binturung
Viverridae
Sebagai hewan peliharaan. Kulitnya yang tebal bisa dijadikan sebagai bahan obat tradisional.
4
Arctonyx collaris
Pulusan
mustelidae
Babi batang hewan langka dan dilindungi, mirip luwak, panjang tubuh 50-70cm dapat ditemui di asia.
5
Babyrousa babyrussa
Babirusa
Suidae
Banyak ditemukan di hutan hujan tropis. Makanannya berupa dedaunan dan buah-buahan.
6
Balaenoptera musculus
Paus biru
balaenopteridae
Binatang yang terbesar didunia. Paus sangat berlimpah di hmpir seluruh dunia
7
Balaenoptera physalus
Paus bersirip(semua jenis dari famili balaenopteridae)
Balaenopteridae
Jenis paus yang menggunakan siripnya untuk alat bergerak. Terdapat dibenua eropa.
8
Bos sondaicus
Banteng
Bovidae
Biasanya Digunakan pada ajang pertandingan
9
Capricornis sumatrensis
Kambing Sumatera

Dagingnya bisa dimakan, kulitnya bisa dijadikan bahan pembuatan alat musik seperti kompang.
10
Cervus kuhli; Axis kuhli
Cervidae
Dagingnya bisa dimakan, dan tanduknya dijadikan karya seni, dan kulit bisa dijadikan bahan alat musik
11
Cervus spp.
Menjangan, Rusa sambar
(semua jenis dari genus Cervus)
Cervidae
Dagingnya bisa dijadikan bahan makanan. Tanduknya sebagai karya seni.
12
Cetacea
Paus (semua jenis dari famili Cetacea)
Balaenopteridae
Menjaga keadaan ekosistem
13
Cuon alpinus
Ajag
Canidae

14
Cynocephalus variegatus
Kubung, Tando, Walangkekes


15
Cynogale bennetti
Musang air
Viverridae
Digunakan kotorannya sebagai kopi luwak.sejenis musang semi akuatik yang ditemukan hutan dataran rendah di semenanjung Thai-Malaya
16
Cynopithecus niger
Monyet hitam Sulawesi (famili cercopiphecidae)

Berada disulawesi, mempunyai jambul diatas kepalanya.
17
Dendrolagus spp.
Kanguru pohon
(semua jenis dari genus Dendrolagus)


18
Dicerorhinus sumatrensis

Terdapat didaerah sumatra, kalimantan dan malaysia. Cula badak bisa dijadikan sebagai obat.
19
Dolphinidae
Lumba-lumba air laut
(semua jenis dari famili Dolphinidae)
Stonidae

20
Dugong dugon
Duyung

dugongidae
Biasa disebut ikan duyung, makanannya rumput laut, habitat utama duyung membutuhkan kawasan yang luas.
21
Elephas indicus
Elephantidae
Gadingnya dijadikan karya seni.
22
Felis badia
Kucing merah (famili :felidae)
Felidae
Tinggal Dihujan hutan tropis, panjang 55cm berat 2-5kg.
23
Felis bengalensis
Kucing hutan, Meong congkok. (famili :felidae)
Felidae
Daerah sebaran asia, habitatnya di ketingian 3000m dpl, panjang tubuh 64cm dan berat 2,2kg, panjang ekor
24
Felis marmorota
Kuwuk
Felidae
Kucing liar kecil dai asia selatan, dan timur.
25
Felis planiceps
Kucing dampak
Felidae

26
Felis temmincki
Kucing emas (famili :felidae)
Felidae
Berat 8-12kg panjang 1,2m. hidup di daratan rendah, bergerak berpasangan.
27
Felis viverrinus
Kucing bakau (famili :felidae)
Felidae
Makanan udang tikus, ular, persebaran asia selatan dan tenggara,Panjang tubuh 57-78cm, hidup di perairan dangkal, bisa berenang menyelam, .
28
Helarctos malayanus
Beruang madu (famili pursidae)
Ursidae
Tubuh sepanjang 1,4m tinngi nya 70 cm, memakan apa saja dihutan.
29
Hylobatidae
Owa, Kera tak berbuntut
(semua jenis dari famili Hylobatidae)
Hylobatidae
Jenis kera ini dapat dijadikan peliharan sebagai mengambil buah kelapa
30
Hystrix brachyura
Landak
Hystricidae
Dapat dijadikan sebagai bahan obat kanker.
31
Iomys horsfieldi
Bajing terbang ekor merah
Sciuridae
Hidup diatas pohon tinggal di lubang pohon tinggi disiang hari.
32
Lariscus hosei
Bajing tanah bergaris
Sciuridae
Pemakan serangga. Hidup di bawah tanah, merugikan para petani, karena merusak tanaman
33
Lariscus insignis
Bajing tanah, Tupai tanah
Sciuridae
Pemakan serangga, tupai memiliki otak besar, Tinggal disumatra dan boneo
34
Lutra lutra
Lutra
musfelidae
Bentuk mirip musang, memiliki tungkai relatif pendek. Makanannya hingga 15% setiap hari.
35
Lutra sumatrana
Lutra Sumatera

Satwa endemik di sumatra, hidup
36
Macaca brunnescens
Monyet Sulawesi
Cercopithecidae
Satwa endemik yang berada di daerah sulawesi.
37
Macaca maura
Monyet Sulawesi
Cercopithecidae
Satwa endemik dipulau sulawesi bagian utara, rambut berwana hitam seluruh tubuh, kecuali punggung.
38
Macaca pagensis
Bokoi, Beruk Mentawai
Cercopithecidae
Hewan endemik berordo primata . populasinya terancam.
39
Macaca tonkeana
Monyet jambul
Cercopithecidae

40
Macrogalidea musschenbroeki
Musang Sulawesi
Viverridae
Keberadaannya di sulwesi, ini dijadikan sebagai bahan pembuatan kopi luwak.
41
Manis javanica
Trenggiling, Peusing (jenis ordo pholidota)
Manidae
Hewan ini pemakan serangga, hidup dihutan tropis, panjang tubuh 50-150cm. Pemakan serangga
42
Megaptera novaeangliae
Paus bongkok
Balaenopteridae
Ketika musim kawin paus ini menyaikan lagu berdurasi 20menit
43
Muntiacus muntjak
cervidae
Jenis muncak/kijang yang terbatas pada hutan lembab kalimantan tinggal bersama-sama dengan mucak biasa
44
Mydaus javanensis
Sigung
Mustelidae
Warna hitam putih. Sifat binatang penyediri mencari mangsa malam hari.mengeluarkan gas yang sangat berbahaya.
45
Nasalis larvatus
Kahau, Bekantan

Dahinya terdapat diatas pohon, terdapat diasia tenggara . Bergelonggol smpai 20 ekor, makanan buah-buahan dan pucuk bunga.
46
Neofelis nebulusa
Felidae
pemakan daging, tinggal di Ina-malay kulit ditumbuhi warna kelabu kecoklatan, panjang sekitar 50cm.
47
Nesolagus netscheri
Kelinci Sumatera

Dagingnya bisa dijadikan bahan makanan. Dijadikan hewan peliharaan.
48
Nycticebus coucang
Malu-malu(famili cercopitasidae)
Lorisidae
Hidung panjang, ukuran 75cm bert 24kg pada monyet jantan, teradapat di pulau boneo, menghabiskan waktu diatas pohon.
49
Orcaella brevirostris
Lumba-lumba air tawar, Pesut
Delphinidae
Hidup perairan di India dan indocina. Filipina dan kalimantan.
50
Panthera pardus
Macan kumbang, Macan tutul(famili panthrpardusmelas)
Felidae
Hidup Dijawa barat, mempunyai indara penglihatan yang tajam, penciuman yang tajam.
51
Panthera tigris sondaica
Harimau Jawa
Felidae
Hidup didaerah jawa. Kulitnya bisa dijadikan sebagai karpet
52
Panthera tigris sumatrae
Felidae
Hidup di daerah sumatera, Kulitnya dijadikan sebagai karpet.
53
Petaurista elegans
Cukbo, Bajing terbang
Sciuridae
Pemakan serangga. Hidup di bawah tanah, merugikan para petani, karena merusak tanaman
54
Phalanger spp.
Kuskus (semua jenis dari genus Phalanger)
Phalangeridae
Pemakan dedaunan dan buah-buahan. Kaskus merupakan australia yang persebaran terbesar di Indonesia bagian timur ( Sulwesi, Maluku, Papua)
55
Pongo pygmaeus
Orang utan, Mawas
Pongidae
Tubuh gemuk besar, kaki tangan yang kuat, tidak mempunyai ekor.tersebar banyak hutan hujan tropis, keberadaannya hampir punah
56
Presbitys frontata
Lutung dahi putih
cercopitechidae
Dahinya terdapat warna putihHidup diatas pohon, terdapat diasia tenggara berat 5-15kg. Bergelonggol smpai 20 ekor, makanan buah-buahan dan pucuk bunga.
57
Presbitys rubicunda
Lutung merah, Kelasi
Cercopitechidae
Hidup diatas pohon, terdapat diasia tenggara.hidup  Bergelonggol smpai 20 ekor, makanan buah-buahan dan pucuk bunga.
58
Presbitys aygula
Surili


59
Presbitys potenziani
Joja, Lutung Mentawai

Hidup diatas pohon, hidup  Bergelonggol smpai 20 ekor, makanan buah-buahan dan pucuk bunga.
60
Presbitys thomasi
Rungka


61
Prionodon linsang
Musang congkok
Viverridae
Ditemukan hutan pegunungan di aceh dan sumatra barat, beratnya skitar 5kg dan panjang 70cm hewan pemburu, memakan mamalia kecil dan serangga.
62
Prochidna bruijni
Landak Irian, Landak semut
Hystricidae
Digunakan sebagai obat kanker.
63
Ratufa bicolor
Jelarang
siciuriedae
Tinggal di asia hutan tropis.panjang 60cm dan ekor 120cm.
64
Rhinoceros sondaicus
Rhinocerotidae
Ciri badak bercula satu. Hewan ini langka,  terdapat di pulau jawa dan vietnam
65
Simias concolor
Simpei Mentawai


66
Tapirus indicus
Tapir, Cipan, Tenuk
Tapiridae
Bertubuh besar, berkulit keras. Tinggi 90-170cm, panjang 180-240cm. Hidup 30 tahun.perenang yang sangat baik.
67
Tarsius spp.
Binatang hantu, Singapuar
(semua jenis dari genus Tarsius)

Dikepulawan natuna, sumatra, bangka belitung, panjang 40cm makannyaserangga kecil. Hewan terkecil didunia, dapat melihat pada malam hari, tinggal di sumatra dan kaliman
68
Thylogale spp.
Kanguru tanah
(semua jenis dari genus Thylogale)

Kangguru terkecil didunia, berat sekitar 3-6kg, tinggal di Papua, di dataran rendah.
69
Tragulus spp.
Kancil, Pelanduk, Napu
(semua jenis dari genus Tragulus)

Daging Kancil dapat digunakan sebagai bahan makanan. Terdapat di berbagai pulau di Indonesia.
70
Ziphiidae
Lumba-lumba air laut
(semua jenis dari famili Ziphiidae)

Memberi keindahan pada keadaaan sekitar laut. Dapat di gunakan sebagai atraksi air.
71
Rhinocerus unicornis
Badak India
Rhinocerotidae
Terdapat di India dan Napal.
72
Diceros bicormis
Badak Hitam
Rhinocerotidae
Terdapat di keyna, Tanzania, Kamerun, Afrika selatan, Zimbabwe
73
Cerathoterium simun
Badak Putih
Rhinocerotidae
Terdapat diKongo





























Daftar Pustaka

 Arnold. Keanekaragaman hatayi  http://arnold040993.wordpress.com/tag/keanekaragaman-hayati/ diakses 28 november 2012)

http://alamendah.wordpress.com/2010/02/23/macan-dahan-pemilik-taring-terpanjang/
http://alamendah.wordpress.com/2010/08/08/kukang-nycticebus-coucang-yang-malu-malu/
http://faunakaltim.wordpress.com/2009/01/09/binatang-hantu-hewan-kecil-pemburu-malam/
http://alamendah.wordpress.com/2010/03/25/kucing-merah-pardofelis-badia-kucing-endemik-kalimantan/
Time: 29/11/2012 21:37:35


Anonim. 2008. Konsep keanekaragaman hayati. http://www.pintugerbang.net/ id/mod/book/view.php?idu=55&chapterid=11.diakses 28 november 2011)

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar